Home > Hukum Ketenagakerjaan, Ruang Tanya Jawab > Kontrak Kerja Tanpa Materai

Kontrak Kerja Tanpa Materai

Pertanyaan
Gregorius:
Saya mau tanya mengenai kontrak pekerjaan tanpa materai. saya punya kasus,

2 tahun kontrak kerja, dengan 6 bulan pertama mengikuti pelatihan, dan setelah itu baru diangkat jadi pegawai tetap. tapi seiring dengan waktu berjalan, ternyata saat OJT (On The Job Training), perusahaan menempatkan saya tidak sesuai dengan bidang dan minat dari saya, sehingga saya mendapatkan tekanan.

ikatan dinas yang diberikan 2 tahun sejak perjanjian ditandatangani dengan pinalty sebesar 24 juta harus dibayar jika keluar sebelum waktunya, dan status IJAZAH saya ditahan waktu itu.

apabila saya ingin keluar, apakah perlu saya membayar penalty tersebut? dan apakah pihak perusahaan dapat menuntut saya dipengadilan apabila saya tidak membayar penalty tersebut?

karena setelah 6 bulan ini, banyak hal-hal yang menyimpang dari perjanjian, seperti masa training tersebut tidaklah 6 bulan, tetapi 7 bulan. tidak sesuai dengan surat perjanjian.

dan apabila saya harus bayar, bolehkah saya mencicil sesuai kemampuan?karena diperjanjian tersebut tidak dijelaskan mengenai Term of Payment, dan jumlah cicilannya.

karena yang saya tahu, apabila perjanjian diatas Rp 1 juta, harus menggunakan Materai untuk membuat sah perjanjian tersebut.

terima kasih atas perhatiannya.

Jawaban
Terimakasih atas pertanyaannya pak,
namun sebelumnya kami menginformasikan bahwa ruang komen ini hanya bersifat konsultasi biasa bukan suatu pendapat hukum.

Untuk kontrak kerja yang sudah berjalan, kami berasumsi bahwa jangka waktu kontrak kerja adalah 2 tahun, dimana terdapat masa training selama 6 bulan dan terdapat pinalty, dan status anda sebagai karyawan tetap sekarang.

Terlepas dari karyawan tetap/kontrak, untuk posisi kerja memang sudah seharusnya dilihat pada isi kontrak kerja tersebut, atau mungkin kebijaksanaan perusahaan untuk penempatan karyawan (dimana dilihat dari OJT tersebut), sehingga kalau tidak ada pengaturan mengenai hal-hal tersebut, maka dapat dikatakan ada penyimpangan, seperti halnya jangka waktu OJT.

Mengenai pembayaran pinalty, memang harus dibayar apabila terdapat pemutusan hubungan kerja oleh karyawan sesuai kontrak tsb, namun untuk pembayaran seharusnya dapat dibayarkan cicil sesuai dengan kemampuan karyawan.

Sebaiknya anda dapat membicarakan terlebih dahulu dengan pihak SDM/HRD di perusahaan tsb, mengenai kontrak kerja anda, sehingga didapatinya jalan keluar yang baik, dimana hak anda tetap dapat dipertahankan.

Untuk materai, ya, harus dibubuhi materai, kalau mau dijadikan bukti di persidangan (tanpa materai dapat dikesampingkan), namun perlu diingat bahwa materai bukan syarat sahnya perjanjian.

Semoga bermanfaat.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: